Pernah terfikir kenapa kita mempunyai 7 hari seminggu dan kenapa hari-hari kita begitu bermakna? Syekh Abi Nasrun Muhammad Bin Abdurrahman Al Hamdany dalam ‘Rahasia di sebalik Tujuh Nama Hari’ mengatakan bahwa setiap hari memiliki makna sehubungan peristiwa yang terjadi. Pada entri kali ini, mari sama2 selami kelebihan hari-hari kita :-
Hari Ahad
disebut Rasulullah Saw sebagai hari tanam dan meramaikan. Di hari ini, Allah memulai menciptakan dunia dan meramaikan isinya dengan falak, bintang, neraka, bumi, laut, anggota tubuh anak Adam dan waktu.
Hari Isnin
disebut Rasulullah Saw sebagai hari bepergian dan hari perdagangan. Karana di hari itu Nabi Syits pergi berdagang dan dia memperoleh laba dalam perdagangannya.
Sebagian ulama menuturkan tujuh keistimewaan hari isnin yakni Naiknya Nabi Idris As ke langit, Nabi Musa As pergi ke Gunung Thursina, diturunkannya dalil wahdaniyah (bukti keesaan Allah- Qul huallahu Ahad), Rasulullah dilahirkan dan wafat, diturunkannya permulaan perkara pada Rasulullah Saw ( Jibril) , ditampakkannya amalan umat Muhammad.
Hari Selasa
disebut Rasulullah Saw. sebagai hari darah sebab di hari itu Siti Hawa didatangi haid dan anak Adam (Habil) dibunuh saudaranya. Beberapa ulama mengatakan bahwa di hari Selasa, tujuh jiwa telah dibunuh: Jirjis As, Nabi Yahya As, Nabi Zakariya As, tukang sihir Fir’aun, Asiyah binti Muzachim (istri Fir’aun), orang yang mempunyai sapi dari bani Israel, dan Habil, putra Nabi Adam As kepada Firaun wafat pada hari ini.
Hari Rabu
adalah hari nahas Menurut Rasulullah Saw Allah menenggelamkan Fir’aun dan kaumnya di Laut Merah dan pada hari itu juga Allah mengazab kaum ‘Ad, kaum Tsamud dan kaumnya Nabi Shaleh. Selain itu, di hari Rabu, Allah telah menghancurkan 7 orang kafir dengan menggunakan 7 perkara: ‘Auj bin Unuq dihancurkan dengan burung hud-hud, Qarun dengan menenggelamkannya ke dalam bumi, Fir’aun dengan Laut Merah-Nya, Namrud dengan nyamuk, kaum Luth dengan batu, Syadad bi ‘Ad dengan teriakan Jibril As, dan kaum ‘Ad dengan angin kencang.
Hari Khamis
merupakan hari dilaksanakannya hajat. Kerana pada hari itu, kata Rasulullah Saw, Nabi Ibrahim As menemui Raja Mesir hingga terlaksana hajatnya dan ia diberi seorang wanita bernama Siti Hajar; keluarnya oang yang memberi minum dari penjara dan berhasil selamat setelah bertemu raja; masuknya saudara-saudara Nabi Yusuf As ke istana dan mereka mendapatkan bermacam kenikmatan; masuknya Bunyamin ke Mesir dan kemudian ia mendapatkan Nabi Yusuf As yang sudah berada di istana; masuknya Nabi Ya’qub As ke Mesir dan ia mendapatkan suasana aman; masuknya Nabi Musa As ke Mesir lalu ia memperoleh orang Qibthiy; dan masuknya Nabi Muhammad Saw ke Mekkah dan beliau mendapatkan orang kafir menyerah kepada kaum muslimin.
Hari Jumaat
dimaknai Rasulullah sebagai hari mengikat silaturahmi dan pernikahan. Para Nabi melakukan pernikahannya di hari tersebut, seperti: Nabi Adam As dengan Hawa; Nabi Yusuf As dengan Zulaikha; Nabi Musa As dengan Shafura; Nabi Sulaiman As dengan Ratu Bilqis; Nabi Muhammad Saw dengan Khadijah serta Aisyah; dan Ali bun Abi Thalib dengan Fatimah
Hari Sabtu
merupakan hari tipu daya dan penipuan. Rasulullah Saw menuturkan, di hari ini orang-orang Quraisy melakukan tipu daya di Darun Nadwah dan Nabi Yusuf As diperdaya saudaranya. Selain itu, para nabi semisal Nabi Nuh As, Nabi Musa As, Nabi Shaleh As, dan Nabi Isa As diperdaya oleh kaumnya

No comments:
Post a Comment